goblok
tak mau belajar

Naga Bonar Jadi 2

Maksud hati ingin datang berkunjung ke rumah temen yang ULTAH sekaligus memberikan sebuah kejutan… (karena aku tidak menghubunginya bahwa aku akan datang, apalagi dia tahunya aku ini kalau hari senin kerja🙂 ).

Dengan berbekal semangat dan sekotak coklat dan sebuah buku terbitan terbaru (sebuah hadiah yang biasa saya berikan kepada teman-teman yang berulang tahun) serta berharap bisa nonton bareng dia…

Kupacu sepeda motorku, jarum jam tak mau menunggu maklum rindu … (lho kok malah lari ke lagunya Mas Iwan…) Pas sampai di samping rumahnya… kulihat dia sedang bersama pacarnya… dan kelihatannya dia mau pergi (wa…..) terpaksa aku puter lagi itu motor. Tapi tak terlalu jauh dari rumahnya cuma selisih gang saja. Kutelpon HPnya… kutanya lagi ngapain? Dijawab sama dia lagi mau jalan ama biasa… mau nonton.

Tahulah aku, bahwa kehadiranku tidak dikehendaki untuk saat ini. Akhirnya aku pergi ke Bioskop tempat kami berdua biasa nonton. Tapi … ko dia kesini juga? yah … apes deh… dari pada nantinya ketemu… lebih baik aku ke GA dulu sambil liat-liat dulu barangkali ada buku yang aku perlukan yang belum aku punya.

Puas muterin GA aku langsung ke bioskop… halah…. antriannya …. puanjang banget … tapi itu di teathre 3 aja yang panjang … maklumlah film yang ditunggu-tunggu oleh maniak superhero SPIDERMAN 3.

tapi karena aku dulu tertarik untuk nonton NAGABONAR JADI 2 milih ke teathre 2 yang antriannya paling sedikit, masih kalah sama ANGKER BATU yang diputer di teathre 1.

Sesampainya di dalam …. aku duduk di pojokan sendiri… namun justru dengan kesendirian itu aku jadi lebih bisa menikmati tontonan itu… yang lumayan kocak. meski ada beberapa adegan yang kukira sedikit berlebihan untuk jaman sekarang dan agak keterlaluan

adegan pertama pada saat menghormati patung Soedirman… (memang diakui di negara ini tidak semuanya pantas untuk dihormati seperti para koruptor yang sangat-sangat tidak pantas untuk diberikan penghormatan oleh seorang pahlawan pembela bangsa kayak Jendral Soedirman. Siapa pula yang mau menghormati orang yang dinegara komunis dijatuhi hukuman mati karena telah menyengsarakan hidup orang banyak? tapi di Indonesia seorang Jendral menghormatinya?

Patung Jendral Soedirman

adegan kedua pas melihat gaya Jaki yang merupakan tangan kiri dari Bonaga, yang karena sudah menjadi kebiasaannya untuk mengucapkan Insya Allah, sehingga dalam meeting bersama orang-orang Jepang pun masih tetap fasih mengucapkan kata InsyaAllah yang membingungkan orang-orang Jepang tersebut. Tapi yang nyebelinnya pada saat dia di tanya Naga Bonar … pada saat melihat-lihat orang-orang yang sukses karena bekerja keras di Jakarta di sebuah diskotik
“Ayo pak, joget …” Kata Jaki

“Waduh… kalau serangpang duabelas sih bapak dikit-dikit bisa, tapi kalau yang ini ga bisa” kata Naga Bonar ” Tadi kamu dari mana jak?”

“Sholat pak ” kata Jaki dengan enteng ” Kan dunia akhirat harus imbang ”

“Mak ku, ga pernah habis sholat terus joget. Padahal mak ku rajin sholatnya” Kata Naga Bonar sama Bonaga anaknya

Adegan ketiga pada saat si Jaki yang rajin sholat melaporkan pembayaran pajaknya sama Bonaga. Bonaga protes karena pembayaran pajaknya ternyata lebih kecil dari yang seharusnya. Itu merupakan inisiatif dari Jaki dengan cara bernegosiasi dengan petugas Pajak, karena diberi penjelasan oleh Monita bahwa banyak jalan yang berlubang karena banyak pengemplang Pajak …

sambil berlari Jaki ngomong ” Mau sholat”

Monita bingung terus bertanya ” Sholat apaan Jak?”

Sambil tertawa Jaki menjawab “Sholat Taubat”

yang nyebelin lagi kiprah penjual karpet yang nawarin karpet dagangannya pada NagaBonar di Masjid!!! emang masjid itu pasar mas….dipake buat jualan segala.

Tapi secara keseluruha… film ini lumayan bagus dan bisa jadi tontonan yang menyegarkan… penghilang stress, penghibur bagi orang-orang yang gagal, mendidik agar kita bisa menghargai jasa para pahlawan.

Pokoknya TOPBGT deh… salut buat pak Deddy Mizwar

6 Tanggapan to “Naga Bonar Jadi 2”

  1. Saya juga heran kenapa orang lebih suka dibohongin dengan film horor yang dangkal dan tidak edukatif……
    Bukannya saya tidak menghargai karya mereka, tapi cobalah dunia perfilman Indonesia membuat film yang mengangkat realita hidup dan perjuangan bangsa ini.

  2. emang kasihan banget orang indonesia. gampang diboongin ma film horor. hati2 ntar mentalnya jadi horor lo. apa kata dunia

  3. kalimat yang paling berkesan buat ane tuh…

    “TURUNKAN TANGANMU JENDRAL!!…”

  4. gambarnya ane minta ya!!

  5. sifat ke pahlawanan nya itu yang mambuat ane jadi kagum..
    waktu berkunjung di makam pahlawan,

  6. Saya juga heran kenapa orang lebih suka dibohongin dengan film horor yang dangkal dan tidak edukatif……
    Bukannya saya tidak menghargai karya mereka, tapi cobalah dunia perfilman Indonesia membuat film yang mengangkat realita hidup dan perjuangan bangsa ini.

    ga usah heran bos … dengan nonton pelm horor .. berarti ada kesempetan dipeluk cewe gebetan kita …😀

    emang kasihan banget orang indonesia. gampang diboongin ma film horor. hati2 ntar mentalnya jadi horor lo. apa kata dunia

    kalo mental jadi horor kayaknya ga deh … karena orang indonesia dah ditakdirkan jadi koruptor :hammer:

    kalimat yang paling berkesan buat ane tuh…

    “TURUNKAN TANGANMU JENDRAL!!…”

    apa kata dunia kalau tanganu ga turun-turun😀

    gambarnya ane minta ya!!

    ambil aja bos

    sifat ke pahlawanan nya itu yang mambuat ane jadi kagum..
    waktu berkunjung di makam pahlawan,

    coba kalo semua orang seperti itu ….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: